Kazuya Yamamura Bintang Kemenangan Perdana Cerezo Osaka

League 2017.

OLEH DEDE SUGITA Ikuti di twitter

Cerezo Osaka dihantam tiga kekalahan berurutan setelah bermain imbang 0-0 dengan Jubilo Iwata di J.League musim ini, yang dimulai pada 25 Februari silam. Namun, ajang YBC Levain Cup alias Piala Jepang menghadirkan kemenangan pertama melawan Yokohama F. Marinos yang mendongkrak moril seluruh pemain Cerezo.

Lantas bagaimana pelatih Yoon Jung-Huan mampu memetik hasil maksimal pada laga pekan keempat liga kontra Sagan Tosu akhir pekan kemarin? Partai tersebut merupakan tantangan terbesarnya.

Awal laga berjalan buruk untuk Cerezo. Hanya enam menit usai kick-off mereka harus kehilangan Tatuya Yamashita, yang bermain menemani Matej Jonjic di jantung pertahanan, akibat cedera. Sang pelatih memutuskan menurunkan Yasuki Kimoto. Itu adalah kali pertama Kimoto, sejatinya berposisi gelandang, tampil berdampingan dengan Jonjic. Tak heran bila muncul sedikit kekhawatiran.

HASIL LENGKAP J.LEAGUE 2017

Namun demikian, performa agresif dari duo pemain bertahan ini sanggup memblok duet penyerang musuh yang lebih tinggi, Youhei Toyota dan Victor Ibarbo. Keunggulan utama Cerezo musim ini adalah pertahanan kuat. Meskipun minus Yamashita, lini belakang ini tetap solid. Inilah yang amat dibanggakan Cerezo.

Sebaliknya, lini serang Cerezo tidak sebaik biasanya. Pelatih Yoon sudah familiar dengan strategi lawan, sehingga hasil tanpa gol di babak pertama tidak mengejutkan untuknya.

Cerezo meningkatkan intensitas di babak kedua. Menyentuh menit ke-70, sebuah umpan dari Souza terdefleksi oleh seorang bek hingga bergulir ke kaki Hiroshi Kiyotake, yang bebas di sayap kanan. Pemilik nomor punggung 46 ini berpura-pura akan menembak, tetapi kemudian melepaskan crossing. Kimoto meneruskannya dengan umpan sundulan dan Kazuya Yamamura membobol gawang. Striker yang dipercaya Yoon sukses mencetak gol pembuka dan Cerezo pun memimpin.

Sang bos langsung mengubah strategi demi memastikan tiga poin masuk kantong tim. Mengapa? Ia memahami Tosu akan mengirim bola-bola panjang menuju Toyota. Seperti yang diperkirakan, kubu tamu menggeber tekanan. Pada menit terakhir Kimu Miyonhiku melepas tendangan namun meleset tipis, seakan-akan dewi fortuna tersenyum kepada Cerezo. Menyusul perjuangan keras, pada akhirnya mereka mencicipi kemenangan pertama di J.League musim ini, dan total mengoleksi lima poin.

Yamamura pantas menjadi man of the match karena ia mencetak gol kemenangan. Di babak pertama ia berkontribusi di sisi defensif maupun ofensif. Sementara di paruh kedua ia menyapu bola dari tepi kotak penalti.

Ie menunjukkan kenapa pelatih Yoon menaruh kepercayaan padanya, memuji Yamaura sebagai pemain multitalenta. Dialah motor utama yang memimpin tim merengkuh tiga poin yang sangat dibutuhkan selama ini.

Setelah mencetak satu gol, fokus pada sisi pertahanan adalah salah satu resep untuk mengunci kemenangan. Namun, akan menjadi masalah buat Cerezo kalau mereka tak mampu mengonversi peluang-peluang tambahan yang mereka dapat.

Jeda internasional akan segera datang, jadi Kiyotake serta Hotaru Yamaguchi akan memiliki waktu untuk mengasah performa mereka bersama-sama. Yang terpenting, semoga Yoichiro Kakitani dan Kenyu Sugimoto yang mengkreasi sejumlah kans emas dengan performa fantastis mereka kontra Tosu dapat menemukan sentuhan untuk membobol gawang. Kecuali mereka mencapainya, Cerezo tak akan melangkah maju.

sexeancien.com 526bet Sumber: Goal.com